Riset Robert Brinkerhoff – Training Waste

Pada tahun 2010 Robert Brinkerhoff, melakukan penelitian kepada 5000 pegawai mengenai pengukuran dampak dari pelatihan. Beliau menemukan bahwa HANYA 9% dari karyawan yang telah mengikuti pelatihan, yang menggunakan/mempraktekan apa yang ia pelajari pada pekerjaannya. Sedangkan 91% karyawan tidak menggunakan/mempraktekannya. Menurut Brinkerhoff, 75% perusahaan telah menyia-nyiakan 614 dollar dan 15,1 jam untuk seorang karyawan yang mengikuti pelatihan tetapi tidak menggunakan. Ini adalah Training Waste.

“Learn What You Want to Measure”

Kebanyakan perusahaan lupa akan alasan mengapa mereka mengadakan sebuah pelatihan kepada karyawan mereka. Perusahaan terbiasa membuat pengukuran pelatihan hanya untuk kepentingan pembuatan laporan saja, namun lupa pada esensi dasar dari pengukuran hasil dari pelatihan tersebut. Ya yang penting membuat sebuah laporan untuk pertanggung jawaban kepada atasan mengenai pelaksanaan pelatihan karyawan saja. Namun, hasil pengukuran didalamnya mungkin tidak berhubungan dengan topik yang diukur atau tidak menjelaskan apa-apa.

Salah satu hal paling penting yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan dari program pelatihan. Menentukan tujuan dari program pelatihan, dapat membantu Anda dalam menentukan program pelatihan yang tepat, mengelola ekspektasi atasan dan peserta, dan mengurangi pembelajaran yang minor. Untuk lebih mudahnya beberapa faktor yang diukur dalam pelatihan bisa mencakup beberapa poin dari Key Performance Indicators (KPI).

Kebanyakan perusahaan gagal menentukan tujuan yang tepat karena gagal melakukan Training Need Analysis yang jelas, detil dan akurat. Semakin general tujuan pelatihan, semakin general pula pelatihan yang dihasilkan, dan hasilnyapun akan sulit dirasakan dampaknya oleh perusahaan.

Gagal melakukan Training Need Analysis, akan berakibat gagal membuat pelatihan yang berdampak.

Freshminds Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *