Instructional Design : ADDIE Model

ADDIE adalah kerangka kerja yang paling banyak digunakan dalam mendesain dan mengembangkan program pembelajaran. ADDIE muncul pertama kali di tahun 1975. Dibuat untuk kepentingan angkatan darat di Amerika Serikat. Pada awal tahun 80an, konsep ini mulai diterapkan pada konteks organisasi dan pembelajaran.

“ADDIE” berarti Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Model ADDIE banyak digunakan karena tahapannya yang jelas dan terperinci, serta mudah diaplikasikan dalam proses pengembangan pembelajaran. Berikut ini rincian dari setiap tahapan yang ada :

Analyze
Tahap Analyze adalah dasar dari proses instructional design. Pada tahap ini, desainer pembelajaran menganalisis dan mengidentifikasi masalah apa yang terjadi, sumber dari masalah tersbut, dan menentukan solusi untuk permasalahan itu. Hal-hal yang perlu diidentifikasi diantaranya,  jenis pembelajaran seperti apa yang dibutuhkan?,  Siapa target peserta didiknya?, Apa latar belakang para peserta didik, dan Materi apa yang akan disampaikan pada program pembelajaran? Hasil dari tahap Analyze adalah training/learning plan.

Design

Tahap kedua adalah Design, yang merupakan kelanjutan dari tahap analisis sebelumnya. Pada  tahap ini ditentukan learning objectives atau tujuan pembelajaran yang akan dicapai peserta pembelajaran dan strategi pembelajarannya. Hal-hal yang diperhatikan pada tahap ini diantaranya: pemilihan materi, media yang akan dipakai, perencanaan waktu atau durasi pembelajaran, dan cara penilaian dalam pembelajaran.

Develop

Tahap ini bertujuan untuk menyusun dan mengintegrasikan bahan-bahan yang akan digunakan dalam pembelajaran. Pada tahap ini, desainer akan mengembangkan semua aspek yang terkait dengan aktivitas pembelajaran, baik yang berupa hardware (perangkat keras) atau software (perangkat lunak). Contoh bahan pembelajaran adalah bahan presentasi, video, buku kerja peserta, dan lain-lain.

Implement

Tahap ini merupakan tahap aktivitas pembelajaran sebagaimana yang telah didesain sebelumnya. Aktivitas pembelajaran bisa dalam bentuk tatap muka atau secara online (e-learning). Fungsi dari tahap ini adalah penyampaian pembelajaran secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Evaluate

Tahap ini bertujuan untuk mengevaluasi pembelajaran yang sudah dilakukan. Dengan demikian, kita dapat mengukur efektivitas dan efisiensi pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil evaluasi pembelajaran digunakan sebagai masukan untuk rancangan program pembelajaran berikutnya.

Freshminds Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *